Patroli TNI di Papua

Komnas HAM: Gugurnya 8 Prajurit TNI di Papua Bukan Pelanggaran HAM

,

Gugurnya 8 prajurit TNI di Puncak Jaya oleh kelompok tak dikenal mendapat perhatian dari Komnas HAM. Namun, peristiwa ini dianggap bukan merupakan suatu pelanggaran HAM. Komnas HAM juga meminta pemerintah pusat harus tetap mengusut masalah ini sebagai kasus kriminal.

Ada dugaan bahwa OPM (Organisasi Papua Merdeka) berada di balik aksi penembakan tersebut. Sedangkan TPM (Tentara Papua Merdeka) juga dituding sebagai kelompok yang bertanggungjawab atas gugurnya delapan anggota TNI.

Menurut Natalius Pigai, Ketua Bidang Pemantauan dan Pelanggaran HAM, jika aksi tersebut tidak dilakukan oleh OPM, perlu diupayakan proses hukum yang jelas.

Hal tersebut disampaikan saat diskusi di gedung DPR, Jum’at ini. Dalam acara yang bertajuk ‘DPRD Papua Desak Dialog Jakarta-Papua Dilaksanakan’, Natalius menambahkan bahwa baik Polri maupun TNI tidak perlu tergesa-gesa untuk menerapkan tindakan militer. Menurutnya, hal itu justru akan berdampak buruk pada warga sipil yang kemungkinan bisa dituduh sebagai anggota OPM.

1171 Komnas HAM: Gugurnya 8 Prajurit TNI di Papua Bukan Pelanggaran HAM
Peti Jenazah Prajurit TNI Yang Gugur

Selama 12 tahun, berbagai upaya diplomasi diupayakan demi perdamaian antara NKRI dan OPM. Natalius juga mengingatkan bahwa gerakan konfrontasi sudah mulai diredam demi terwujudnya solusi yang lebih baik.

Bagaimana pun juga, regulasi sistem pertahanan nasional harus diperbaiki. Oleh sebab itu, Natalius mendesak presiden supaya menciptakan kebijakan pertahanan nasional yang lebih teratur dan kondusif bagi perdamaian.

Tentu saja pernyataan diatas menjadi kontroversial, dimana ada anggapan bahwa prajurit TNI juga manusia dan punya hak seperti umumnya, Kebiasaan Komnas HAM yang selalu menerapkan standar ganda ala Amerika juga dituding banyak pihak menjadi perusak sistem kondusif yang ada di Indonesia.

Lalu kepentingan apa sebenarnya yang ada di balik orang-orang yang selalu berteriak HAM tersebut? Bukankah NKRI harga mati dan gugurnya 8 prajurit TNI saat bertugas merupakan suatu tanda bahwa HAM sendiri dilanggar oleh kelopok separatis di Papua.

Komentar

Berita Terbaru