Aqueduct, Peta Detail Untuk Potensi Kekurangan Air Secara Global

Aqueduct, Peta Detail Untuk Potensi Kekurangan Air Secara Global

Apakah Anda ingat bencana kekeringan yang melanda Amerika Serikat 2012 lalu? United State Department of Agriculture (USDA) menyatakan 53% Amerika mengalami kekeringan ekstrem di bulan Juli. Lebih dari 1000 wilayah dinyatakan sebagai daerah rawan bencana kekeringan.

Aqueduct merupakan sebuah aplikasi pemetaan dampak resiko air yang dikeluarkan oleh World Resources Institute (WRI).  Aqueduct yang dibuat atas kerja sama GE, Goldman Sachs, Shell, dan Procter & Gamble merupakan peta dengan resolusi terbaik yang ada pada saat ini.

Aqueduct mampu menganalisis tekanan air secara global. Aqueduct merupakan aplikasi pemetaan pertama yang tidak hanya mendukung data air permukaan, seperti laut, danau samudra, tetapi juga mendukung data air tanah.

1681298-inline-water-map-flood

Untuk menentukan dampak risiko air pada aplikasi ini, perlu diukur kategori risiko air, yaitu risiko fisik, variabilitas air dari tahun ke tahun,intensitas banjir, keparahan kekeringan, tekanan air tanah, tekanan polusi, pengolahan air, liputan media tentang masalah air, dan banyak lagi.

Keungggulan dari peta ini adalah memungkinkan Anda menentukan satu indikator secara kontinyu. Hasil agregatnya akan memberikan gambaran risiko air secara keseluruhan,” kata Otto, Direktur Aqueduct untuk WRI.

Aqueduct memiliki sembilan bobot indikator yang telah ditentukan berdasarkan sektor industri. Sebuah perusahaan migas, misalnya, akan memiliki faktor risiko yang berbeda dengan industri yang lain.

1681298-inline-water-groundwater

“Awalnya, kami membuat aplikasi ini untuk kepentingan swasta saja,  tetapi kami mendapatkan respon positif dari sektor publik dan LSM yang menginginkan aplikasi ini.

Respon positif ini tentu akan memberikan sinergitas pada kami untuk melengkapi informasi yang lengkap secara global. Setidaknya, kami mampu menjawab tantangan risiko air yang sudah mengglobal ini” kata Otto.

Dari penerapan aplikasi Aqueduct, Otto menemukan beberapa tempat yang belum memiliki dampak risiko air menjadi potensi terkena, seperti Pantai Timur Amerika Serikat. Hal ini disebabkan perubahan kebutuhan penduduk akan air, cuaca, dan pola pasokan air bersih di Pantai Timur.

Pendapat Anda