Berita Pilihan

1

Survei WHO: Jumlah Pria Perokok di Indonesia Terbanyak di Dunia

NasionalindonesiaMerokokperokokWHO

Walau beragam sosialisasi tentang dampak negatif rokok telah banyak dilakukan, namun tidak lantas mengurangi jumlah perokok di Indonesia. Beberapa orang mungkin memutuskan berhenti atau mengurangi, tapi ibarat mati satu tumbuh seribu, generasi baru perokok terus bermunculan akibat masih bebasnya iklan, tempat menjual dan lemahnya regulasi.

Sebuah survei yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO) dan Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit dari Amerika Serikat menyatakan, sebanyak 67 persen dari pria Indonesia berusia diatas 15 tahun telah merokok. Sekitar seperempat anak lelaki Indonesia usia 13 hingga 15 tahun telah mengenal rokok.

Survei ini juga melibatkan negara lain, diantaranya: Bangladesh, Brazil, China, Mesir, India, Meksiko, Filipina, Polandia, Rusia, Thailand, Turki, Ukraina, Uruguay, dan Vietnam. Diikuti lebih dari 8000 orang dari negara-negara tersebut. Penelitian juga menemukan tingginya angka orang Indonesia yang menjadi perokok pasif, sekitar 80 persen.

Indonesia telah lama dikritik atas lemahnya pengendalian terhadap konsumsi tembakau. Padahal regulasi kesehatan yang mengatur kontrol tembakau, termasuk pelarangan iklan rokok dan merokok di ruang publik telah dikeluarkan sejak tahun 2009. Namun belum diimplementasikan secara penuh oleh pemerintah.

Permasalahan mengenai rokok memang mempunyai dilema tersendiri. Di satu sisi, industri rokok Indonesia menyumbang sekitar 6 persen bagi pajak, serta mempekerjakan jutaan orang yang membuat Indonesia sebagai negara penghasil rokok terbesar kelima di dunia. Sisi lainnya, setidaknya 200 ribu orang setiap tahun terbunuh akibat dampak negatif rokok.

Related Posts

Related Posts

Discussion