Mengenang Almarhum Istri, Petani Argentina Membuat Hutan Berbentuk Gitar
NasionalArgentinahutan gitarPedro Martin UretaKisah berikut serupa dengan kisah pembangunan Taj Mahal, yang didedikasikan seorang Kaisar India untuk istrinya yang telah wafat di tahun 1631 saat melahirkan anaknya yang ke-14. Yang hingga kini masih berdiri kokoh dan dijadikan situs warisan dunia oleh UNESCO.
Jika Taj Mahal berbentuk bangunan, maka lain halnya dengan yang dibuat oleh Pedro Martin Ureta di tanah pertanian miliknya di Pampas, Argentina. Pedro membuat hutan berbentuk gitar untuk mengenang istrinya, Graciela Yraizoz, yang wafat pada tahun 1977 di usia 25 tahun.
Sebetulnya ide membuat gitar tersebut muncul semasa istrinya masih hidup. Saat itu Pedro dan Graciela terbang melintasi sebuah lahan pertanian luas, Graciela lantas mengusulkan kepada Pedro untuk membuat lahan tersebut menjadi sebuah gitar, instrumen musik yang sangat disukai Graciela. Namun ide tersebut terbengkalai karena kesibukan Pedro, hingga sampai akhrinya Graciela meninggal saat mengandung anak kelima mereka.

Setelah peristiwa tersebut, Pedro sangat menyesal belum mewujudkan keinginan mendiang istrinya. Beberapa tahun kemudian ia memutuskan untuk membuatnya. Pada awalnya, Pedro mengajak beberapa pemilik lahan untuk mengerjakan. Namun tak ada satupun diantara mereka yang tertarik, hingga Pedro harus melakukannya sendiri.
Pada akhirnya, anak-anak Pedro ikut membantu untuk merealisasikan hutan gitar tersebut. Untuk membuatnya, ia menanam pohon cemara dan eucalyptus. Pohon cemara membentuk seluruh badan gitar, sementara pohon eucalyptus yang bewarna kebiruan digunakan untuk bagian senar. Sebanyak 7000 batang pohon dibutuhkan untuk membuat gitar yang membentang sepanjang lebih dari 1 kilometer.
Kini siapapun yang melewati daerah pertanian Pampas, dipastikan bisa melihat karya Pedro yang menakjubkan ini.

Discussion