Sering Memakai Lensa Kontak? Awas Bahaya Kebutaan!

Sering Memakai Lensa Kontak? Awas Bahaya Kebutaan!

Selain berfungsi seperti halnya kacamata, yakni sebagai alat bantu penglihatan. Lensa kontak kini seringkali dikenakan sebagai aksesoris. Meski si pemakainya sama sekali tak mengalami gangguan mata, sebatas ingin mempercantik penampilan.

Sebenarnya lensa kontak cukup beresiko jika tidak diperhatikan cara pemakaian dan perawatannya secara teliti. Tak tanggung, mata bisa terkena iritasi dan bahkan mengalami kebutaan.

Fiona Henriquez, seorang peneliti dari University of the West Scotland, Skotlandia, menjelaskan bahwa pemakai lensa kontak rawan terkena parasit Acanthamoeba yang mengakibatkan kerusakan mata.

Acanthamoeba adalah jenis parasit bersel tunggal yang punya habitat di partikel debu, air laut, air keran dan kolam renang. Dalam beberapa kasus, parasit ini ditemukan di permukaan lensa kontak yang tidak terawat dengan baik atau kotor. Lensa kontak kotor inilah yang menjadi media infeksi parasit ke organ mata. Parasit menyerang kornea (lapisan luar bola mata) lalu berkembang biak hingga memicu kerusakan yang lebih parah.

Bola mata yang terinfeksi parasit Acanthamoeba.

Gejalanya beragam, mulai dari mata gatal dan berair, penglihatan kabur, sensitif terhadap cahaya, pembengkakan kelopak mata atas, dan muncul rasa sakit yang hebat di dalam rongga mata. Yang mengerikan, infeksi ini bisa memicu kebutaan hanya dalam waktu seminggu.

Kasus infeksi paling banyak terjadi karena pemakai lensa kontak tidak memperhatikan perawatan dan kebersihan. Mencuci lensa hanya menggunakan air dan tidak menggunakan cairan khusus. Beberapa ada yang tetap mengenakan lensa kontak selagi berenang atau mandi.

Pendapat Anda