Berita Pilihan

5

Kurangi Penggunaan Earphone Jika Tak Ingin Tuli

Gaya HidupBahayaearphonetuli

Hadirnya perangkat pemutar musik mobile, tentu membutuhkan alat untuk mendengarkan yang tak mungkin jika masih mengandalkan perangkat speaker berukuran besar. Adanya earphone, merupakan alat yang pas untuk mendengarkan musik selagi beraktivitas diluar rumah, pun jika ingin menyetel musik bervolume keras tanpa harus mengganggu orang sekitar.

Saat ini, earphone juga dipaketkan dalam tiap produk ponsel, agar memudahkan pengguna saat menerima panggilan masuk tanpa harus mengeluarkan ponsel dari saku. Namun selain memberi manfaat, ada kerugian yang timbul dari penggunaan earphone.

Para peneliti dari University of Leicester, Inggris, mengungkapkan penggunaan earphone dengan volume tinggi dapat menyebabkan ketulian sementara. Disebabkan adanya gangguan pada myelin, sel saraf pada telinga yang membawa sinyal listrik dari telinga menuju otak.

Suara keras dari earphone diatas 110 desibel setara dengan suara mesin jet, hal ini dapat membuat myelin terganggu. Gangguan ditandai adanya dengungan atau rasa panas pada telinga yang cukup lama setelah penggunaan earphone.

Badan Kesehatan Dunia (WHO), Sound Hearing 2030 juga sudah memprogram untuk mengurangi kasus gangguan pendengaran dan ketulian hingga 50 persen pada 2015, dan 90 persen dalam 15 tahun berikutnya. Masalah utamanya adalah gaya hidup yang salah seperti kebiasaan penggunaan earphone.

Gangguan banyak dialami oleh kelompok berusia 20-40 tahun. Walau gangguan hanya bersifat sementara, tapi jika dilakukan secara terus menerus juga dapat menimbulkan kerusakan permanen pada koklea (rumah siput) hingga menyebabkan tuli.

Related Posts

Related Posts

Discussion