Dilarang Berciuman, Peraturan Baru Warga Uganda
Nasionalvirus ebolaSejak beberapa pekan lalu, masyarakat Uganda tengah dihebohkan oleh tersebarnya virus Ebola yang terkenal dapat mematikan si penderitanya. Virus ini dulu memang sempat menyerang negara Uganda namun beberap tahun belakangan ini virus itu telah menghilang. Dengan kembalinya virus ini menyerang warga, diberitakan sudah ada 14 warga yang tewas dibuatnya.
Virus Ebola ini baru terdeteksi pada jumat minggu lalu, meski diperkirakan telah mewabah hampir sebulan. Desa yang pertama kali terkena adalah desa Nyaswiga, provinsi Kibaale. Para korban yang di diduga terkena virus Ebola langsung di karantina, agar tak menularkan virus yang sama ke warga lain.
Dalam pidato di televisi Nasional, Presiden Uganda, Yoweri Museveni, menghimbau agar setiap warga waspada akan virus Ebola. Presiden Uganda juga mengatakan bahwa sumber serata cara mengatasi virus ini tengah diselidiki tim medis. Presiden Museveni menyarankan agar untuk sementara setiap warga tidak melakukan kontak fisik. Kontak fisik itu termasuk berjabat tangan, berciuman dan berhubungan intim.
“Kami memperingatkan untuk tidak berjabat tangan dan ciuman karena virus dapat tertular melalui keringat. Kami juga memperingatkan untuk tidak melakukan hubungan badan karena virus juga bisa menular melalui hubungan seks,” kata Museveni.

Discussion