ATM “Go Green” di Bali, Berdinding Bambu Dan Berenergi Surya
DesainATMBalibambuGreen SchoolBiasanya bangunan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) terbuat dari tembok, berlantai keramik, berpintu kaca dan dilengkapi pendingin ruangan. Berbeda dengan sebuah ATM yang terletak di sebuah sekolah di Bali.
Sekolah bernama Green School Kul Kul Kampus ini terletak di desa Sibang Kaja, 30 kilometer dari pusat kota Denpasar. Seluruh bangunannya terbuat dari bambu, pendinginnya tidak menggunakan air conditioner melainkan menggunakan kincir angin. Tenaga listriknya menggunakan bio-gas yang terbuat dari kotoran hewan untuk menyalakan kompor.
Selain bentuk sekolah yang jauh berbeda dari sekolah pada umumnya, disini juga terdapat ATM dengan bahan bangunan yang sangat ramah lingkungan. Serupa dengan bangunan sekolah, ATM ini berdinding bambu, menggunakan kaca dan alumunium daur ulang. Sementara untuk pondasinya dipakai sebuah batu besar yang dipaku ke mesin ATM untuk keamanan. Sumber energi dipasok oleh 4 panel solar yang menjulang diatas.


Ide ini datang dari bankir Bank Internasional Indonesia (BII) yang mengajukan ide kepada pendiri Green School Bali, John Hardy untuk membangun ATM yang ramah lingkungan. Pihak Bank merasa tertarik dengan konsep go green yang diterapkan sekolah ini, baik dalam sistem pengajaran dan konstruksi bangunan.
Discussion