Menyingkap Perdagangan Organ Tubuh Manusia Di Ukraina [Video]

Menyingkap Perdagangan Organ Tubuh Manusia Di Ukraina [Video]

Dengan berkembangnya teknologi di bidang kedokteran, maka terciptalah suatu metode pencangkokan organ tubuh atau lebih dikenal dengan transplantasi yang berhasil dilakukan. Orang-orang yang mengalami kerusakan kesehatan pada organ tubuhnya dapat melakukan transplantasi daripada melakukan terapi kesehatan.

Awalnya, donor organ berasal dari keluarga sendiri, namun kini semakin hari mulai berkembang ke lingkar yang lebih luas. Hal ini membuka peluang untuk dimanfaatkan demi keuntungan yang besar sehingga akhirnya melahirkan praktek perdangangan organ dan jaringan tubuh manusia.

Pada 24 Februari lalu, pihak berwenang Ukraina membuat penemuan yang mengkhawatirkan, tulang dan organ tubuh manusia lainnya ditemukan bertumpuk dalam lemari pendingin sebuah minibus.

Penyidik pun semakin penasaran ketika mereka menggeledah, di tengah bagian tubuh tercantum amplop berisi uang dan hasil otopsi yang ditulis dalam bahasa Inggris. Ini bukan korban – korban pembunuhan berantai, melainkan bagian dari jaringan internasional bahan – bahan untuk produk medis dan gigi yang secara rutin ditanamkan ke orang di seluruh dunia.

Dari dokumen yang disita, menunjukkan bahwa organ-organ tersebut berasal dari Ukraina dan ditujukan ke sebuah pabrik di Jerman yang juga merupakan anak perusahaan dari perusahaan produk medis Amerika, RTI. RTI adalah salah satu industri pemanfaatan jasad yang diperuntukkan bagi implan gigi, transplantasi kandung kemih hingga penyembuhan keriput.

Amerika sendiri merupakan pasar terbesar, dengan estimasi sekitar dua juta produk dihasilkan dari penggunaan jaringan tubuh setiap tahun, angka yang meningkat dua kali lipat dalam dekade terakhir.

Petugas keamanan Ukraina menduga, jasad – jasad itu berasal dari kamar mayat di distrik Nikolaev, sebuah wilayah di dekat Laut Hitam. Wilayah yang strategis untuk melakukan perdagangan, bagian – bagian jasad dilucuti sesuai dengan kebutuhan pasar.

Sementara RTI tidak menanggapi komentar yang beredar, mereka berdalih penggunaan jaringan tubuh manusia tersebut dapat membantu pasien yang membutuhkan. Dan mereka menerima organ – organ tubuh hanya dari donor sukarela.

Harga organ tubuh yang ditawarkan kepada konsumen relatif mahal. Sebagai gambaran, sepasang paru-paru dibanderol harga sekitar 250 ribu dollar AS, sementara ginjal sekitar 20 ribu dollar AS. Sekitar 50 persen penjual organ tubuh merupakan pengangguran. Di antara mereka, tidak sedikit pula yang menjual organ tubuhnya secara legal demi menyambung hidup.

Pendapat Anda