E-Meter, Alat Yang Mampu Membaca Pikiran
Sainse meterlie detectorscientology- Sahkan Pernikahan Gay, Perancis Akan Larang Sebutan Ibu dan Bapak - 27 September 2012
- Alasan Mengapa Jendela Pesawat Tak Boleh Dibuka - 27 September 2012
Untuk membaca pikiran seseorang bukanlah hal yang mudah, keahlian menganalisa gerak wajah, mata dan tubuh diperlukan untuk menghasilkan prediksi yang akurat. Membaca pikiran pun bukan hal yang berkaitan dengan mistik, membaca pikiran adalah ilmiah dan bisa dipelajari secara rasional.
William Ickes, seorang psikolog dari University Of Texas mengungkapkan,
semakin kita mengenal lawan bicara maka kemampuan membaca pikiran pun akan meningkat. Ketika terjebak situasi sulit, kemampuan kita dalam menafsirkan pikirannya mampu membuat kita mengerti dan memberikan solusi.
Selain itu kita mengenal Polygraph atau lie detector, fungsinya sama yaitu membaca pikiran seseorang namun dalam hal yang berkaitan dengan kebohongan. Alat ini telah banyak digunakan dalam mengungkap berbagai kasus kriminal dan memberikan akurasi untuk menetapkan tersangka.
Selain Polygraph, ada lagi alat yang berguna untuk membaca segala sesuatu yang ada dalam pikiran dan masa lalu seseorang. Alat ini bernama E-Meter yang dibuat oleh Volney Mathison dan L. Ron Hubbard pada tahun 1950′an.
E-Meter bekerja dengan cara menginduksi aliran listrik arus lemah pada tangan, jarum indikator akan mengukur respon yang ditimbulkan oleh induksi listrik tersebut, faktor ini juga bisa memperlihatkan apakah seseorang dalam keadaan tegang atau tenang.
Jika seseorang sedang bercerita tentang hal yang tak sesuai dengan apa yang dialami, akan diketahui melalui suhu tubuh yang terpantau melalui indikator begitu pula sebaliknya. Alat ini bisa anda dapatkan melalui situs eBay dengan harga US$ 2000 atau sekitar 18 juta rupiah.
