• Tag

  • Berita Pilihan

    cover

    Korupedia, Situs Ensiklopedia Kasus Korupsi Di Indonesia

    NasionalkorupediakorupsiKoruptor

    Indonesia, sebuah negara yang kini menduduki peringkat empat negara terkorup di Asia. Dan belum lama diberitakan meraih posisi ke 63 dalam Failed State Index 2012 atau indeks negara gagal.

    Kegiatan korupsi di negeri ini memang sudah merajalela, mulai dari kaum akar rumput hingga para petinggi negara pun tak sedikit yang terlibat kasus korupsi, selain kolusi dan nepotisme.

    Korupsi di Indonesia berkembang secara sistemik dan turun temurun, bagi banyak orang korupsi bukan lagi dianggap sebagai pelanggaran hukum, melainkan suatu hal yang lumrah.

    Berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tak juga mampu memberantas praktek ini, lembaga pemberantas korupsi KPK pun seolah tak mampu berbuat banyak. Langkah – langkahnya banyak menemui hambatan yang tak lain adalah upaya dari para pelaku korupsi untuk menggagalkan eksistensi KPK.

    Sebuah situs bernama Korupedia membuat dokumentasi kasus korupsi di Indonesia, lengkap dengan para pelakunya. Situs ini dirilis pada 12 Juni lalu, diasuh oleh 4 orang redaksi dan 4 orang yang mengurusi masalah teknis.

    Data – data kasus dan profil koruptor yang ada di Korupedia diperoleh dari putusan peradilan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap.

    26 Korupedia, Situs Ensiklopedia Kasus Korupsi Di Indonesia

    Situs ini menyediakan 8 kategori korupsi yaitu, Korupsi APBN/APBD, Pemerasan, Penggelapan, Korupsi Perbankan, Gratifikasi, Penyuapan, Pungutan Liar dan Penyalahgunaan Wewenang.

    Disediakan pula Daftar Istilah, untuk masyarakat yang awam tentang istilah – istilah hukum agar mudah dimengerti. Menyajikan bermacam data kasus sejak tahun 2000-an dan kurang lebih ada 100 profil pelaku korupsi.

    Dalam profil tersebut terdapat nama – nama yang tidak asing lagi, seperti Gayus Tambunan, pelaku korupsi di Direktorat Jenderal Pajak yang merugikan negara sebanyak 24 miliar dan hanya dikenakan sanksi 6 tahun penjara.

    Yang menarik, di halaman depan situs terdapat peta Indonesia dengan titik – titik merah tersebar di berbagai kota dan provinsi. Bila titik merah tersebut di-klik, akan tampil nama koruptor beserta informasi terkait.

    Dengan adanya Korupedia, masyarakat diharapkan akan lebih mudah untuk mengakses data kasus maupun profil pelaku korupsi. Tentu hal ini dapat menjadikan masyarakat Indonesia kian cerdas, kritis, dan mempunyai kesadaran untuk menjauhkan perilaku korupsi mulai dari dirinya sendiri.

    Posting Terkait
    Posting Terkait
    Diskusi