Prediksi 24/7 WallSt: Merek Yang Akan Hilang Di 2013, RIM Salah Satunya
NasionalBlackBerryRIMSetiap tahun, portal berita ekonomi 24/7 Wall Street melakukan analisis terhadap beberapa brand Amerika yang akan kehilangan pamor. Untuk tahun ini dalam persaingan pasar yang sedemikian ketat, 24/7 Wall Street mengeluarkan beberapa daftar perusahaan yang terancam eksistensinya karena berbagai faktor, seperti inefisiensi dan tidak adanya inovasi.
Kriteria penilaiannya adalah sebagai berikut:
1.Penurunan dalam jumlah penjualan
2.Peningkatan biaya produksi
3.Perusahaan yang dijual
4.Perusahaan mengalami kebangkrutan
5.Perusahaan yang kehilangan sebagian besar pelanggan dan pangsa pasar
Setiap merek yang ada dalam daftar, mengalami beberapa kriteria diatas. Berikut daftar merek yang diprediksikan akan hilang di tahun 2013.
Avon

Perusahaan kosmetik MLM asal Amerika ini sedang mengalami krisis dikarenakan profitnya yang sangat kecil dan ketidakmampuan untuk bersaing dalam kompetisi pasar kosmetik. Perusahaan ini pun dibidik Securities And Exchange Commission (SEC) karena disinyalir melakukan penyuapan terhadap pejabat di Brasil, Argentina, Meksiko, India, dan Cina, untuk memuluskan rencana perusahaan. Saham Avon mengalami penurunan dibawah $16, tahun lalu saham Avon masih senilai $43 per lembar.
Suzuki
Produsen mobil asal Jepang ini mengalami penurunan dalam segi penjualan sebesar 3,9% dari tahun lalu. Penyebabnya adalah buruknya reputasi dari mobil – mobil keluaran Suzuki. Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh lembaga survey Amerika, JD Power, didapatkan data mengenai rendahnya kualitas pada rangka, bahan, aksesoris dan fitur yang ada pada mobil ini. Bahkan setelah Suzuki melakukan promosi secara besar – besaran, tidak juga mampu meningkatkan jumlah penjualan.
Research In Motion (RIM)

Pemasok BlackBerry asal Kanada ini terancam gulung tikar. Pasar BlackBerry merosot tajam di Amerika, pada tahun 2011 harga saham pun mengalami hal serupa dengan penurunan sebesar 75%. Belum lagi akibat yang timbul karena kegagalan produk tablet Playbook, menyebabkan perusahaan ini merugi sekitar US$ 485 juta. Dan dalam segi inovasi, BlackBerry jauh tertinggal dari para pesaing seperti Android dan Apple.
American Airlines

Maskapai penerbangan ini termasuk yang terbesar keempat di dunia, namun tengah mengajukan perlindungan kebangkrutan di Pengadilan Pailit Amerika setelah tak sanggup lagi melunasi utangnya yang tinggi. Sejak 2001, American Airlines telah merugi hingga lebih dari US$ 12 miliar dan pada tahun lalu perusahaan ini rugi hampir US$ 1,8 milyar.

Discussion