“Saranghae, I Love You ,” Satu Film Dua Budaya
Hiburandrama koreadrama romantissaranghae i love youDemam film korea memang sudah melanda sejak lima tahun belakangan ini. Judul film korea yang sudah seliweran di stasiun televisi Indonesia pun sudah tak terhitung jumlahnya. Jika kamu pecinta film korea, pasti sudah sangat menantikan serial “Saranghae, I Love You”.
“Saranghae, I Love You, merupakan sebuah drama seri bergenre komedi romantis yang mengkolaborasi kan dua negara yakni Indonesia dan Korea Selatan. film sepanjang 30 episode ini, menceritakan tentang sebuah kisah percintaan antar negara yang terkendala dengan perbedaan.
Film yang menyajikan pemandangan indah dari kedua negara serta alur cerita menarik ini, dibintangi oleh Tim Hwang serta pesinetron asal Indonesia Revalina S Temat. Selain itu, drama seri yang merupakan Proyek hasil kerja bareng Asia Top Entertainment, perusahaan Korea di Indonesia, dengan rumah produksi Digital Network Art ini, juga menghadirkan beberapa pemain asal Korea seperti Kwon Jin dan Geum Dan Bi. Untuk pemain asal Indonesia juga bukan hanya Revalina S Temat, ada juga Rini Yulianti yang ikut beradu akting dalam film yang disutradarai oleh Indrayanto Kurniawan.

Dalam konferensi pers Saranghae di SCTV Tower, Rabu (30/5) Indrayanto bercerita bahwa kendala yang dihadapi dalam pembuatn drama seri ini adalah dalam segi bahasa. Memang sangat sulit menyatukan 2 ebudayaan dalam satu drama seri mengingat ada tiga bahsa yang digunakan dalam pembuatan film ini. Untuk lokasi, darama seri ini kebanyakan mengambil di Jakarta, Bali dan Korea Selatan.
Dalam Film ini, Kim Young Min (Tim Hwang), seorang penyanyi asal korea yang datang ke Indonesia untuk menyelesaikan sebuah masalah yang terjadi dalam keluarganya. Dalam proses pemecahan masalah ini, Kim Young Min bertemu dengan Ayu (Revalina S Temat) yang merupakan gadis asal Bali. Ayu ternyata berhasil merebut hati Kim Young Min, nah untuk dapat menyaksikan kelanjutannya, kabarnya film ini bakal tayang secara stripping di Indosiar pada bulan juli mendatang.
Discussion