Meow, Kucing Obesitas yang Menginspirasi warga Amerika Serikat
Nasionalkucing obesitasmeowObesitasObesitas atau kelebihan berat badan memang sangat berpengaruh pada kesehatan. Obesitas sendiri terjadi akibat terlalu banyak kalori yang dikonsumsi tubuh. Efek dari obesitaspun cukup banyak yakni gangguan jantung, empedu, sukar bernafas, serta penyakit kulit seperti jerawat. Bukan hanya manusi yang dapat mengalami obesitas, namun hewan pun diketahui juga mengalami hal tersebut.
Meow, seekor kucing berwarna oranye dan putih harus menjalani diet hewan karena mengalami obesitas. Kucing ini memiliki berat hampir 20 kg, merupakan jumlah yang besar dibandingkan berat kucing pada umumnya antara 3,1 kg – 5,4 kg. Sekitar sebulan lalu, meow dibawa ke tempat penampungan hewan, Santa Fe Animal Shelter & Humane Society oleh pemiliknya. Alasan pemilik mengantarkannya adalah karena usia yang menginjak 87 tahun Ia tak dapat lagi memelihara kucing gemuk tersebut.
Di penampungan kucing yang sudah tampil dalam show Anderson Cooper ini, harus menjalani program diet untuk menurunkan beratnya yang terlalu tinggi. Awalnya program yang dijalani meow dapat menurunkan beratnya sebesar 1 kg. Namun beberapa hari kemudian meow memiliki permasalahan pada pernafasannya. Meow kemudian menjalani sejumlah tes kesehatan, termasuk sinar X dan cardiac ultrasound, dan diberi oksigen.
Berbagai upaya dilakukan untuk meow, namun para pekerja di penampungan harus menerima kenyataan pahit. Kucing asal New Mexico itu akhirnya mati karena gangguan pernapasan dan kemudian kegagalan paru akibat obesitas pada senin (7/5/2012) kemarin.
Berita kematian meow telah menjadi berita nasional di Amerika Serikat. Pasalnya setiap perkembangan program diet meow ditampilkan dalam situs jejaring sosial Facebook. Kemataian meow yang disebabkan obesitas kini berhasil mencuri perhatian publik serta mampu menginspirasi warga Amerika untuk mau menjalankan diet bagi hewan peliharaannya serta pada diri mereka sendiri.
Discussion