Wisata Spa, Potensi yang Menarik Wisatawan Mancanegara
NasionalBaliSpaWisata SpaYogyakartaMemanjakan diri di spa menjadi hal yang menyenangkan untuk dilakukan, khususnya buat kaum wanita. Untuk keperluan ini, Indonesia menawarkan banyak pilihan. Bisnis spa hari ini makin marak, ragam jenis pelayanan spa bermunculan di berbagai daerah. Mulai dari kawasan perkotaan, hingga di daerah-daerah pariwisata seperti Bali dan Yogyakarta.
Indonesia termasuk salah satu negara tujuan wisata spa yang diperhitungkan wisatawan mancanegara. Apa yang membuat spa-spa di Indonesia menarik? Tidak lain adalah perawatan tradisional yang ditawarkannya. Ramuan dan suasana tradisional membuat spa-spa Indonesia terkesan unik.

Wisatawan mancanegara menyukai pelayanan spa-spa tradisional Indonesia seperti misalnya spa-spa di Bali yang menggunakan rempah-rempah dan aromaterapi. Spa semacam ini jarang ditemukan di negara lain. Di samping itu, bahan tradisional yang dinilai minim risiko juga menjadi pertimbangan.
Kebanyakan dari kalangan wisatawan mancanegara ini biasanya merencanakan perjalanan wisata spa tanpa jasa agen perjalanan. Dan selama menikmati wisata spa-nya, rata-rata mereka menghabiskan sekitar 13,5 juta rupiah atau bahkan bersedia merogoh kocek lebih dalam demi menikmati kenyamanan perawatan spa tradisional.
Di antara kawasan di Indonesia yang terkenal dengan spa tradisionalnya adalah Bali dan Yogyakarta. Bali pernah mendapat penghargaan sebagai destinasi wisata spa terbaik di dunia. Penghargaan ini diberikan oleh sebuah majalah Spa terkemuka. Penilaian melibatkan para pembaca majalah tersebut dan juga 200 pakar spa. Spa-spa di Bali memang menarik. Dikemas menyatu dengan budaya tradisional warisan leluhur, membuatnya menjadi tak ada duanya.

Yogyakarta juga terkenal sebagai kota wisata spa di Indonesia. Sedikitnya ada 100 jasa spa resmi yang tersedia di Yogyakarta. Kesemuanya menawarkan kenyamanan dan relaksasi, tinggal pilih sesuai kebutuhan. Dinas pariwisata setempat mengkampanyekan Yogyakarta sebagai kota wisata spa. Ketersediaan ramuan-ramuan trdisional dan fasilitas memang sangat menunjang.
“Spa itu kan bukan didapat dari impor, tetapi nenek moyang kita dulu juga melakukan spa dengan ramuan tradisional,” seperti yang pernah disampaikan oleh kepala Dinas Pariwisata Yogyakarta.
Namun, di antara banyaknya jasa spa yang tersedia, pengunjung haruslah pintar-pintar memilih, mana yang profesional, mana yang hanya dijadikan sebagai kedok prostitusi.
Discussion