Sejenak Melarikan Diri ke Ubud
NasionalUbudWisata BaliWisata UbudSudah pernah nonton “Eat, Pray, Love?” Ya, salah satu lokasi dalam film yang dibintangi Julia Roberts dan juga aktris/aktor Indonesia tersebut adalah Ubud. Tempat di mana sang wanita menemukan cinta sejatinya. Kaya dalam hal panorama alami dan juga seni. Itulah Ubud, salah satu obyek wisata andalan Bali. Ubud terletak di Kabupaten Gianyar, Bali. Butuh waktu tempuh sekitar 1.5 jam dengan mobil untuk mencapainya dari Denpasar, atau 30 menit dari pusat Kabupaten Gianyar. Sejak tahun 1930an, tempat yang satu ini sudah terkenal. Ubud dianggap sebagai desa seni bertaraf internasional.

Membahas Ubud, kita mulai terlebih dahulu dari sisi panorama alamnya. Kalau kita sering mngidentikkan Bali dengan keindahan pantainya, tidak demikian halnya dengan Ubud. Hal yang menonjol dari alam Ubud adalah nuansa ‘hijau’nya. Areal persawahan berundak-undak bak permadani hijau jika dilihat dari kejauhan, kawasan hutan, jurang-jurang yang mengapit desa ini, dilengkapi juga dengan sungai, menjadikan suasana Ubud khas pedesaan. Berkunjung dan menginap di Ubud memberikan kenyamanan yang Anda butuhkan setelah terhimpit begitu banyak rutinitas. Jika ingin sejenak ‘melarikan diri’ dari kehidupan kota dengan hiruk pikuknya, Ubud adalah tujuan yang tepat. Terletak pada ketinggian kuran lebih 300 m dari permukaan laut, udara Ubud terasa lebih sejuk dan fresh.

Tempatnya yang begitu indah, mungkin juga menjadi alasan bagi para seniman untuk tinggal di Ubud. Tempat ini terkenal menjadi inspirasi bagi seniman baik dari dalam maupun luar negeri. Denyut nadi masyarakat Ubud tidak lepas dari seni dan budaya. Sebagian masyarakat Ubud bermata pencahariandari bidang seni, baik seni lukis, tari, atau kerajinan tangan. Di sini, Anda dapat menemukan galeri-galeri seni dan juga berbagai kerajinan tangan khas karya penduduknya. Pentas seni musik dan tari juga biasanya digelar setiap malam bergiliran di berbagai penjuru Ubud. Seniman luar negeri ada yang sengaja datang ke tempat ini untuk belajar seni. Mereka tinggal sementara di Ubud dan belajar berinteraksi dengan warga lokal.

Suasana tenang dan nyaman di Ubud sangat cocok jika Anda ingin sejenak beristirahat dari kesibukan yang membuat penat. Berjalan-jalan melihat pemandangan persawahan dan aktivitas penduduk lokal, berkeliling bersepada, menikmati eksotiknya karya seni dan budaya setempat, berinteraksi dan bercengkrama dengan penduduk setempat yang ramah, atau menapaki kembali jejak kerajaan Bali. Tersedia juga restoran dan spa bermutu tinggi yang dapat memanjakan lidah dan membuat tubuh menjadi rileks. Jika ingin sedikit pengalama mendebarkan, berarung jeram di Sungai Ayung mungkin bisa jadi pilihan.

Ambillah waktu berlibur, dan datanglah ke Ubud. Hirup kesejukannya, dan nikmati nuansanya yang kental dengan seni dan budaya. Tapi hati-hati, banyak juga lho, mereka yang tadinya hanya ingin berlibur satu-dua hari di Ubud, justru kemudian larut dalam pesona Ubud dan akhirnya tinggal lebih lama.
Discussion