Jejak Karir Sang Legendaris, Whitney Elizabeth Houston
Nasionalpenyanyi legendaris- Uang Kuliah Tunggal (UKT) UNDIP Tertinggi Mencapai Rp 18,5 Juta - 29 May 2013
- David Beckham Gantung Sepatu - 17 May 2013
Kabar duka datang dari dunia selebritis Hollywood. Penyanyi senior Whitney Elizabeth Houston dinyatakan meninggal akibat kecanduan alkohol, narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya. Namun disamping ketergantngannya itu, diva pop ini merupakan penyanyi wanita legendaris di dunia. Bahkan diri nya telah memecahkan rekor sebagai penyanyi terbanyak mendapat penghargaan.

Penghargaan yang pernah di raih penyanyi bersuara 5 oktaf ini antara lain 2 Emmy Award, 6 Grammy Award, 30 Billboard Music Award, dan 22 American Music Award.
Di awal menjejak karirnya Whitney berawal dari menyanyi di paduan suara gospel junior gereja New Jersey. Selai itu almarhum juga ikut bergabung untuk bernyanyi bersama ibunya di klub-klub malam di New York City. Nah dari sini lah gerbang karirnya mulai terbuka, telenta nya dilirik oleh pimpinan label rekaman Arista, Clive Davis. Ia mengaku termotivasi menjadi penyanyi setelah melihat ibu babtis nya yang juga seorang penyanyi kelas dunia dan berhasil meraih banyak penghargaan di Grammy dan juga Billboard.
Houston mulai naik daun di tahun 1980 dan 1990. Single I Will Always Love You menjadi urutan pertama di banyak tangga lagu. Singel nya ini juga merupakan soundtrack film yang ia perankan yakni The Bodyguard.
Whitney berhasil menjual lebih dari 170 juta album selama hidupnya. Dan selama masa karir nya ia telah memiliki 7 buah album belum termasuk 3 album sountrack film nya yang seluruh nya mendapat penghargaan.
Di tahun 1980 ia juga berhasil menjadi satu-satunya penyanyi berkulit hitam pertama yang masuk tangga lagu MTV tahun itu. Padahal yang lain adalah penyanyi rock berkulit putih. Keberhasilannya itu menjadi pemicu bangkit nya penyanyi berdarah Afrika-Amerika lain nya untuk ikut eksis di panggung hiburan dunia. Kesuksesannya itu membuka pintu bagi para penyanyi Afrika-Amerika lain.

Ia menutup mata di usia 48 tahun. Dan kepergiannya berhasil membuat malam Grammy Awards ke-54 yang berlangsung Minggu malam waktu setempat berselimut duka. Banyak ungkapan duka cita yang mengalir. Whitney memang menggalkan jejak kenangan manis di seluruh hati rekan dan juga para penggemarnya.