Berita Pilihan

Inilah Pejabat Negeri dan Mancanegara Penggemar Angkutan Umum

NasionalAngkutan Umumdahlan iskanKereta ApiKRL

Dengan setelan ala warga biasa dan terlihat seperti bukan orang kantoran, mantan jurnalis yang kini menjadi Menteri BUMN Dahlan Iskan muncul di stasiun Manggarai di mana ia menunggu kereta rel listrik (KRL) yang akan membawanya menuju Bogor guna menghadiri rapat sidang kabinet di Istana Bogor. Setelah kereta tiba, ia langsung masuk dan sempat berbincang-bincang dengan masinis KRL tersebut sesudah melempar senyum dan ngobrol sejenak dengan para penumpang yang ada di dalam gerbong. Dari Stasiun Bogor, ia melanjutkan perjalanan menuju istana dengan menggunakan ojek menuju istana. Itulah potret seorang pejabat publik yang mau merasakan kehidupan rakyat, mencoba mendapatkan pengalaman dengan cara turba atau turun ke bawah.

pak di naik krl Inilah Pejabat Negeri dan Mancanegara Penggemar Angkutan Umum

Tak banyak pejabat Indonesia yang mau seperti seorang Dahlan Iskan, menggunakan angkutan umum untuk menuju tempat bekerja. Banyak yang terlanjur keblinger dengan fasilitas-fasilitas mewah yang didapatkan setelah menjadi pejabat negara. Padahal, mereka bisa menjadi contoh yang sangat baik bagi masyarakat apabila mereka mau menggunakan angkutan umum dalam kegiatan sehari-hari.

Selain Dahlan Iskan, ada pula pejabat publik lainnya yang gemar menggunakan angkutan umum seperti anggota DPR vokal asal Partai Hanura, Akbar Faisal, Bambang Widjojanto yang kini menjadi salah satu pimpinan KPK, serta Aus Hidayat Nur dan TB Soenmandjaja Rukmandis yang keduanya merupakan anggota DPR dari PKS.

Anas Urbaningrum, politikus Demokrat yang sedang ditimpa masalah akibat tudingan-tudingan dari tersangka kasus korupsi sekaligus mantan rekan kerjanya M. Nazaruddin, juga mengaku suka naik kereta karena menurutnya karcis kereta api terjangkau, nyaman, dan aman. Ia juga bisa terhindar dari macet apabila memakai kereta. Ia berpendapat demikian ketika ditanya wartawan saat menumpang Kereta Wisata Bali yang mengangkutnya ke Cirebon dalam acara kunjungan kerja. Gerbong kereta tersebut dirangkai dengan Kereta Argo Jati dan dilengkapi dengan penyejuk udara, fasilitas karaoke, sofa, dan mini bar.

Michael Bloomberg3 640x441 Inilah Pejabat Negeri dan Mancanegara Penggemar Angkutan Umum
Aksi para pejabat publik yang memilih menggunakan transportasi umum ini patut dicontoh oleh para pejabat publik lain. Di luar negeri, banyak pula pejabat yang hidupnya sederhana dan memilih menggunakan transportasi umum untuk berangkat bekerja. Presiden Iran Ahmadinejad biasa tidur di lantai dan berpakaian sederhana. Ia juga gemar naik bus kota. Walikota New York, Michael Bloomberg tak mau meninggali rumah dinas yang diberikan gratis dan menetapkan hati untuk tetap tinggal di rumah yang ia beli sendiri. Selama menjabat walikota, ia belum pernah mencairkan gajinya. Akan tetapi, Blomberg memang sudah kaya sebelum menjadi walikota karena ia adalah seorang pengusaha sukses dengan kekayaan mencapai $19.5 triliun di tahun 2011. Ia mengaku suka menggunakan kereta bawah tanah untuk menuju ke tempat kerja.

400afp luituckyew Inilah Pejabat Negeri dan Mancanegara Penggemar Angkutan Umum

Di tempat lain, ada Boris Johnson yang menjadi Walikota London pada 2008. Ia menggalakkan ajakan untuk bersepeda dan berjalan bagi warganya dan membuat program berbagi sepeda di mana orang-orang bisa memakai sepeda secara gratis di tahun 2010. Sepeda-sepeda tersebut diparkir di tempat-tempat yang tersebar agar warganya bisa mengaksesnya dengan mudah. Selain itu, ada Lui Tuck Yew, seorang Menteri Transportasi dari Singapura yang mendapat apresiasi dari rakyat negeri singa itu setelah foto yang memuat ia sedang beridiri berjejal dengan penumpang lain di kereta bawah tanah dipublikasikan di portal jurnalisme publik STOMP. Nat, seorang penumpang yang kebetulan berada dalam satu gerbong dengan Lui dengan segera mengambil gambar tanpa diketahui sang menteri ketika ia mengetahui ada seorang pejabat yang rela berdesak-desakan di gerbong tersebut. Di halaman website itu, banyak orang yang memuji keputusannya untuk menggunakan sarana transportasi umum.

Related Posts

Related Posts

Discussion