• Trending

  • Benarkah Ramadhan Sebagai Bulan Pengampunan Dosa Manusia?

    NasionalMuslimpengampunan dosaRamadhan

    marhaban yaa ramadhan 630x77 Benarkah Ramadhan Sebagai Bulan Pengampunan Dosa Manusia?
    Benarkah Ramadhan Sebagai Bulan Pengampunan Dosa Manusia? Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, dan jika kita telusuri hadist-hadist rasulullah mengenai bulan ramadhan ternyata di bulan ini pun banyak sekali jalan bagi kita umat manusia untuk mendapatkan ampunan atas dosa – dosa kita yang telah lalu. Apa saja yang harus kita lakukan dibulan suci ini agar dapat menebus dosa kita?

    Berikut ini amal perbuatan yang harus dilakukan selama bulan ramadhan yang niscaya ALLAH SWT senantiasa menghapuskan dosa kita yang telah lalu :

    • Melakukan puasa di bulan Ramadhan

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    “Barang siapa puasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya ia diampuni dosanya yang telah lalu”  (Hadits Muttafaq ‘Alaih)

    • Melakukan shalat tarawih dan shalat tahajud di dalamnya

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
    “Barang siapa melakukan shalat malam di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu” (Hadits Muttafaq ‘Alaih)

    • Melakukan shalat dan ibadah lain pada malam Lailatul Qadar.

    Lailatul Qadar atau Lailat Al-Qadar ( لَيْلَةِ الْقَدْرِ ) (malam ketetapan) adalah satu malam penting yang terjadi pada bulan Ramadan, yang dalam Al Qur’an digambarkan sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.

    Yaitu pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh berkah, yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’anul Karim. Dan pada malam itu pula dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    Barangsiapa melakukan shalat di malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala Allah, niscaya ia diampuni dosanya yang telah lalu” (Hadits Muttafaq ‘Alaih)

    • Memberi makanan untuk berbuka kepada orang yang berpuasa

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
    “Barangsiapa yang di dalamnya (bulan Ramadhan) memberi ifthar kepada orang berpuasa, niscaya hal itu menjadi sebab) ampunan dari dosa-dosanya, dan pembebasan dirinya dari api Neraka” (HR. Ibnu Khuzaimah (dan ia menshahihkan hadits ini), Al-Baihaqi dan lainnya).

    • Beristighfar

    Yaitu meminta ampunan serta berdo’a ketika dalam keadaan berpuasa, berbuka dan ketika makan sahur. Do’a orang puasa adalah mustajab (dikabulkan), baik ketika dalam keadaan puasa ataupun ketika berbuka Allah memerintahkan agar kita berdo’a.

    Allah SWT berfirman :
    “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya Aku mengabulkannya untukmu . “(Ghaafir: 60)

    Dan dalam sebuah hadits disebutkan:
    “Ada tiga macam orang yang tidak ditolak do’anya. Di antaranya disebutkan,”orang yang berpuasa hingga ia berbuka” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasaa’i dan Ibnu Majah). (Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam kitab Shahih mereka masing-masing, dan At-Tirmidzi mengatakannya hadits shahih hasan)

    Masihkah anda ragu untuk meminta pengampunan dosa-dosa anda kepada-NYA ?

    Diskusi